AMAN
TPI
Senin-Jumat: 15.00-15.30 WIB
Sabtu-Minggu: 17.00-17.30 WIB
"Betul... betul... betul..." Ingat kalimat itu? Ya, itu adalah kalimat yang sering diucapkan Ipin kepada Upin. Mereka adalah bocah kembar yang polos, dengan tingkah laku yang seringkali menggemaskan keluarga dan teman-temannya. Yuk, kita ikuti kisah seru mereka di serial kartun
"Upin dan Ipin"!
Serial kartun produksi Malaysia ini bercerita tentang kehidupan keluarga sederhana di sebuah kampung di Malaysia. Upin dan Ipin tinggal bersama nenek yang mereka panggil Opah dan Kak Ros, kakak perempuan mereka. Tingkah nakal Upin dan Ipin yang sering menggoda Kak Ros kerap kali membuat Kak Ros jengkel. Nah, kalau sudah terjadi keributan, sang neneklah yang akan menasihati ketiganya.
Tema cerita dalam serial kartun Upin dan Ipin sangat sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tayangan ini mengangkat pesan-pesan agama Islam dan budaya Melayu, serta sarat dengan pesan moral yang positif. Misalnya, pada episode Ramadhan, Upin dan Ipin yang baru belajar puasa dan harus bangun dini hari untuk makan sahur dengan polosnya bertanya kepada nenek, kenapa harus puasa. Dengan sabar nenek pun menjelaskan apa arti puasa. Lalu ketika mereka mulai merasa lapar di siang hari, nenek mengalihkan perhatian cucu-cucunya dengan mengajak mereka membuat kulit ketupat. Setiap pesan yang sangat berharga dikemas dengan cerita yang sederhana dalam serial kartun ini.
Selain Upin, Ipin, nenek dan Kak Ros, dalam serial kartun ini juga banyak tokoh-tokoh lucu yang turut menyegarkan cerita, seperti Mei-Mei, Rajoo, Ihsan, dan Mail.
Muatan positif:
- Mengajarkan nilai-nilai islami dan pesan moral untuk anak-anak seperti latihan berpuasa, shalat, atau bersedekah
- Karakter Upin dan Ipin baik untuk ditiru anak-anak karena memiliki sifat sederhana, pemberani, dan punya rasa ingin tahu yang besar.
- Mengajarkan nilai-nilai kekeluargaan yang ditunjukkan dari keharmonisan antara Upin-Ipin, Kak Ros, dan neneknya meski mereka hidup sederhana.
- Memperkenalkan anak-anak dengan budaya bangsa lain, dalam hal ini budaya Melayu.
(Kidia)

